Sejarah SMA kelas 10 BAB 1 Öffentlich

Sejarah SMA kelas 10 BAB 1

Ferdy Setia
Kurs von Ferdy Setia, aktualisiert more than 1 year ago Beitragende

Beschreibung

Kelas ini berisi materi pelajaran sejarah SMA kelas 10 BAB 1

Modulinformationen

Keine Merkmale angegeben
Definisi sejarah secara umum : Ilmu yang mempelajari kehidupan manusia di masa lampau.   Definisi sejarah menurut para ahli : Heredotus = Seluk beluk jatuh bangunnya peradaban atau masyarakat. Aristoteles = Meneliti kejadian dan tersusun dalam bentuk kronologi. Ibnu kaldun = Catatan tentang manusia yg meliputi realitas sebab akibat. Cooling Wood = Penyelidikan tentang hal yg telah dilakukan manusia di masa lampau. M. Yamin = Penyelidikan beberapa peristiwa yg dapat dibuktikan. Roeslan Abdulgani = Penyelidikan secara sistematis perkembangan masyarakat beserta kejadiannya di masa lampau. Moh. Ali = Menyelidiki perkembangan peristiwa dan kejadian di masa lampau. JV Bryce = Catatan tentang apa yang telah dipikirkan, dikatakan dan diperbuat oleh manusia. Patrick Gardiner = Mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia.   Sejarah secara etimologi : Syajaratun (Arab) = Pohon. Syajarah (Melayu) = Silsilah. History (Inggris) = Masa lalu. Istoria (Yunani) = Yang diketahui. Geschicte (Jerman) = Sesuatu yang telah terjadi. Gesshidenis (Belanda) = Sesuatu yang telah terjadi.
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Hakikat sejarah menurut Sartono Kartodirjo : Sejarah objektif = Peristiwa masa lampau yang nyata dan pernah terjadi. Sejarah subjektif = Hasil rekonstruksi sejarawan atas peristiwa masa lampau.   Pembagian sejarah berdasarkan ruang lingkupnya :  History as event. Definisi : Peristiwa yang nyata dan hanya terjadi 1x. Sifat : Objektif. Unik. Penting. Contoh : Proklamasi. Sumpah pemuda. Perang 10 November. Dll History as narrative. Definisi : ​​​​​​​Penulisan peristiwa oleh orang lain. Sifat : Subjektif. Contoh : Buku sejarah. Buku kisah sejarah. Artikel sejarah. Dll. History as science. ​​​​​​​Definisi : ​​​​​​​Penggalian kebenaran peristiwa masa lampau dengan metode ilmiah. Sifat : Objektif. Empiris . Verivikatif. Mempunyai metode. Contoh : Penelitian sejarah. History as art. ​​​​​​​Definisi : ​​​​​​​Pertistiwa masa lampau yang ditulis sesuai dengan fakta aslinya namun bersifat seni. Sifat : Subjetif. Contoh : Penulisan sejarah dalam bentuk novel, komik, film, dll.   Diktum sejarah : Diktum bahwa sejarah hanya terjadi 1x = Geschite ist einmalig. Diktum bahwa sejarah berulang = L'historie se repete.
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Metode penelitian sejarah menurut (Kuntowijoyo) : Pemilihan topik. Heuristik. Verivikasi / kritik. Interpretasi. Historiografi.   Definisi pembagian metode penelitian sejarah menurut (Kuntowijoyo) : Pemilihan topik = Memilih topik. Heuristik = Kegiatan mengumpulkan sumber (GJ Reiner). Verivikasi / kritik = Kegiatan menguji keaslian atau keterpercayaan sumber. Interpretasi = Kegiatan rekonstruksi atau menghubungkan antar fakta sejarah. Historiografi = Kegiatan menuliskan sejarah   Pembagian tahapan heuristik : Collarboration = Membandingkan dokumen satu dengan yang lain. Sourching = Mengidentifikasi nama, tempat dan tanggal dibuatnya dokumen. Contextualization = Mengidentifikasi tempat dan tanggal terjadinya peristiwa.   Pembagian tahapan verivikasi / kritik : Kritik eksternal = Kritik tentang keaslian sumber data. Kritik internal = Kritik tentang keterpercayaan sumber data.   Pembagian tahapan historiografi : Pendahuluan. Pembahasan. Penutup.   Pembagian data berdasarkan sumbernya : Sumber data primer. Definisi : Data yang diperoleh peneliti secara langsung (dari tangan pertama). Contoh : Wawancara. Dokumen asli. Laporan asli. Catatan foto. Artefak. Dll. Sumber data sekunder. Definisi : ​​​​​​​Data yang diperoleh peneliti dari sumber yang sudah ada. Contoh : Buku teks. Majalah. Ensiklopedia. Dll.   Contoh dari pembagian data berdasarkan sumbernya : Sumber data primer = Wawancara, dokumen asli, laporan asli, catatan foto, artefak, dll. Sumber data sekunder = Buku teks, majalah, ensiklopedia, dll.   Pembagian bentuk penelitian sejarah berdasarkan bentuknya : Penelitian lapangan = Datang langsung ke TKP. Penelitian kepustakaan = Memusatkan untuk memperoleh data tertulis.​​​​​​​
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Cara berpikir dalam sejarah : Berpikir sinkronis = Mengamati kehidupan masyarakat berdimensi ruang. Berpikir diakronis = Mengamati kehidupan masyarakat berdimensi waktu.   Sifat-sifat ilmu sejarah : Fakta = Benar terjadi. Unik = Hanya sekali terjadi. Empiris = Tergantung pada pengalaman manusia. Diakronis = Berhubungan dengan peristiwa sebelumnya. Ideografis = Terjadi pada ruang dan waktu tertentu.   Manfaat sejarah : Edukatif = Ajang pembelajaran. Inspiratif = Munculnya inspirasi. Rekreatif = Memberikan penyegaran. Hiburan Identitas / kepribadian.   Kegunaan sejarah : Kegunaan intrinsik = Dipakai sebagai sebuah ilmu. Kegunaan ekstrinsik = Dipakai sebagai pendidikan moral.
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Definisi periodisasi sejarah secara umum : Proses pembabakan atau pembagian waktu atas beberapa babak, zaman atau periode. Usaha memengggal suatu kurun waktu menjadi beberapa masa yang terdiri dari beberapa peristiwa.   Tujuan periodiasi sejarah :  Memudahkan pembaca. Memudahkan pembaca Melakukan penyederhanaan. Memudahkan klasifikasi dalam ilmu sejarah. Mengetahui dan memahami sejarah secara kronologis. Memudahkan pengertian. Untuk memenuhi syarat sistematika ilmu pengetahuan.   Definisi kronologi sejarah secara umum : Urutan waktu dari sejumlah kejadian atau peristiwa.   Tujuan kronologi sejarah : Menghindari terjadinya kerancuan dalam pembabakan waktu sejarah. Merekonstruksi peristiwa sejarah di masa lalu berdasar urutan waktu yang tepat. Menghubungkan dan membandingkan sejarah di tempat lain dalam waktu yang sama.   Definisi kronik sejarah secara umum : Pengertian kisah atau catatan peristiwa menurut urutan waktu.
Weniger sehen
Zusammenfassung anzeigen Zusammenfassung ausblenden