Ekonomi SMA kelas 10 BAB 1 Öffentlich

Ekonomi SMA kelas 10 BAB 1

Ferdy Setia
Kurs von Ferdy Setia, aktualisiert more than 1 year ago Beitragende

Beschreibung

Kelas ini berisi materi pelajaran ekonomi SMA kelas 10 BAB 1

Modulinformationen

Keine Merkmale angegeben
Pengertian kebutuhan secara umum : Segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk menyejahterakan atau mempertahankan hidupnya.
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Faktor yang mempengaruhi meningkatnya  / perbedaan kebutuhan manusia : Faktor keadaan alam. Faktor agama. Faktor profesi. Faktor adat istiadat. Faktor status ekonomi. Faktor hobi. Faktor usia. Faktor peradaban. Faktor pendidikan. Faktor teknologi. Faktor pendapatan. Faktor jumlah penduduk. Faktor iklan penduduk.
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Penggolongan kebutuhan dibagi menjadi : Kebutuhan menurut itensitas (kegunaannya). Kebutuhan menurut bentuk dan sifatnya. Kebutuhan menurut waktu pemenuhan. Kebutuhan menurut subjek.   Kebutuhan menurut itensitas (kegunaannya) : Kebutuhan yang diukur dengan prioritas, dibagi menjadi : Kebutuhan primer. Definisi : Kebutuhan mendasar / mutlak / utama / kebutuhan HAM. Contoh : Sandang, pangan, papan , pendidikan, dll. Kebutuhan sekunder. Definisi : Kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi, berkaitan erat dengan faktor lingkungan hidup. Contoh : Komputer, TV, radio, speaker, alat-alat rumah tangga, dll. Kebutuhan tersier. Definisi : Kebutuhan akan barang mewah. Contoh : Perhiasan, intan, emas, liburan ke luar negeri, dll.   Kebutuhan menurut bentuk dan sifatnya : Kebutuhan yang dikelompokan menurut bentuk dan sifatnya, dibagi menjadi : Kebutuhan jasmani / materi. Definisi : Kebutuhan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan jasmani / tubuh. Contoh : Makanan sehat, pakaian, tempat berlindung, olahraga, dll. Kebutuhan rohani. Definisi : Kebutuhan yang diperlukan untuk memenuhi keperluan rohani / jiwa seseorang. Contoh : Pendidikan, ibadah, rekreasi, dll.   Kebutuhan menurut waktu pemenuhan : Kebutuhan yang dikelompokan atas dasar saat waktu pemenuhannya, dibagi menjadi : Kebutuhan sekarang. Definisi : ​​​​​​​Kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini dan harus didahulukan. Contoh : Obat saat sakit, jas hujan saat hujan, kesehatan, makan saat lapar, dll. Kebutuhan masa depan. Definisi : ​​​​​​​Kebutuhan yang pemenuhannya sudah sipersiapkan jauh-jauh hari, Contoh : Memiliki rumah sendiri, pendidikan anak, investasi, dll. Kebutuhan sepanjang waktu. Definisi : Kebutuhan yang memerlukan waktu lama dan sepanjang waktu. Contoh : ilmu, belajar, dll. Kebutuhan tidak terduga. Definisi : Kebutuhan yang munculnya bersifat insidentil. Contoh : Biaya tertimpa musibah, dll.   Pembagian kebutuhan menurut subjek : Kebutuhan yang dikelompokan atas dasar siapa yang membutuhkannya, dibagi menjadi : ​​​​​​​Kebutuhan individu. Definisi : ​​​​​​​​​​​​​​Kebutuhan yang hanya dibutuhkan oleh perorangan. Contoh : Pakaian, HP, sempak, dll. Kebutuhan kelompok.​​​​​​​​​​​​​​ Definisi : Kebutuhan yang hanya dibutuhkan oleh kelompok. ​​​​​​​Contoh : Jalan, jembatan, bandara, listrik, dll.​​​​​​​
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Penggolongan barang dibagi menjadi : Penggolongan barang dari cara memperoleh. Penggolongan barang dari cara penggunaannya. Penggolongan barang dari hubungannya dengan barang lain. Penggolongan barang dari proses pembuatannya.   Pembagian barang dari cara memperoleh : Barang ekonomi. Barang yang diperlukan pengorbanan ekonomi untuk memperolehnya karena jumlahnya relatif sedikit dibanding kebutuhan masyarakat, dibagi menjadi : Barang ekonomi berwujud. Definisi : Barang ekonomi yang berwujud dan bisa dirasakan keberadaanya. Contoh : Sepatu, laptop, HP, meja, dll. Barang ekonomi tidak berwujud. ​​​​​​​Definisi : Barang ekonomi yang tidak berwujud tapi bisa dirasakan keberadaanya. Contoh : Jasa guru, satpam, dokter, dll. Barang bebas. Barang yang tidak diperlukan pengorbanan ekonomi untuk memperolehnya karena jumlahnya relatif banyak dibanding kebutuhan masyarakat. Contoh : Udara, air, sinar matahari, dll. Barang illith. Barang yang jika dalam jumlah banyak akan membahayakan / merugikan. Contoh : Air, api, angin, dll.   Pembagian barang dari cara penggunaanya : Barang konsumsi. Barang yang langsung dapat dikonsumsi, disebut juga barang akhir / jadi, dibagi menjadi : Barang konsumi tahan lama. ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​Contoh : Pakaian, laptop, HP, dll. Barang konsumsi tidak tahan lama. Contoh : Sayuran, buah, roti, dll. Barang produksi. Barang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia secara tidak langsung / barang yang digunakan untuk proses lanjutan, dibagi menjadi : ​​​​​​​Barang produksi tahan lama. ​​​​​​​​​​​​​​Contoh : Cangkul, mesin, gedung, dll. Barang produksi tidak tahan lama. Definisi : Barang yang habis dalam satu kali proses produksi. ​​​​​​​​​​​​​​Contoh : Bahan mentah dan bahan baku produksi.   Pembagian barang dari hubungannya dengan barang lain : Barang substitusi. Barang yang dipakai untuk menggantikan fungsi barang lain. Contoh : Jagung dengan beras, cangkul dengan traktor, dll. Barang komplementer. ​​​​​​​​​​​​​​Barang yang penggunaanya harus dilengkapi dengan barang lainnya. Contoh : Komputer dengan CPU, mobil dengan ban, dll.   Pembagian barang dari proses pembuatannya : ​​​​​​​Bahan mentah. ​​​​​​​​​​​​​​Barang yang belum bisa digunakan tanpa pengolahan terlebih dulu. Contoh : Getah karet, bijih besi, tanah sawah, dll. Bahan setengah jadi. ​​​​​​​​​​​​​​Barang yang bisa dijadikan barang konsumsi akhir maupun sebagai bahan baku produksi. Contoh : Kertas, benang, dll. Bahan jadi. ​​​​​​​​​​​​​​Barang yang siap di konsumsi langsung. Contoh : Pakaian, sepatu, laptop, buku dll.​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Definisi kelangkaan secara umum : Kebutuhan yang tidak terbatas dan alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Kebutuhan manusia > alat pemuas kebutuhan.   Sebab kelangkaan : Perbedaan letak geografis. Keterbatasan sumber daya. Cepatnya pertumbuhan penduduk. Keterbatasan kemampuan produksi. Perkembangan teknologi yang tidak sama. Bencana alam.   Adanya kelangkaan membuat manusia harus memilih untuk : Pilihan prioritas mengkonsumsi. Pilihan memproduksi.
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Penggolongan sumber daya ekonomi berdasarkan jenisnya : Sumber daya alam. Sumber daya modal. Sumber daya manusia.   Pembagian sumber daya alam : Sumber daya yang didapat langsung dari alam, dibagi menjadi : Sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.   Pembagian sumber daya modal : Sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan proses produksi, dibagi menjadi : Berdasarkan wujudnya : Dibagi menjadi modal uang dan modal barang. Berdasarkan bentuknya : Dibagi menjadi modal nyata dan modal abstrak. Berdasarkan sumbernya : Dibagi menjadi modal sendiri dan modal pinjaman. Berdasarkan sifatnya : Dibagi menjadi modal lancar dan modal tetap. Berdasarkan subjeknya : Dibagi menjadi modal perorangan dan modal masyarakat   Pembagian sumber daya manusia : Sumber daya yang terdiri dari manusia, dibagi menjadi : Berdasarkan sifatnya. Dibagi menjadi tenaga kerja rohani dan jasmani. Berdasarkan kuliatasnya. Dibagi menjadi tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih dan tenaga kerja tidak terdidik atau terlatih.
Weniger sehen
Keine Merkmale angegeben
Mazhab-mazhab dalam ekonomi : Mazhab merkantilis. Mazhab fisiokrat. Mazhab klasik / liberal. Mazhab sosialisme. Mazhab historis. Mazhab marjinalis. Mazhab institusionalis. Mazhab neo klasik. Mazhab keynesian. Mazhab chicago.   Mazhab merkantilis (1500-1800) : Tokoh : Thomas Mun dan Jean Baptist Colbert. Inti mazhab : Melarang ekspor logam mulia. Negara harus mendorong ekspor dan memupuk kekayaan dengan merugikan negara lainya. Kolonialisasi dan monopolisasi perdagangan wajib. Dalam ekspor impor, berkeyakinan bahwa perkembangan harus dapat diraih dan dikelola dengan jalan meraih surplus sebesar-besarnya. Penetapan atas bea, pajak dan restriksi intern terhadap mobilitas barang. Harus dibangun pemerintah pusat yang kuat untuk menjamin jalannya merkantilis. Pentingnya pertumbuhan penduduk yang tinggi, disertai sumber daya manusia yang tinggi.   Mazhab fisiokrat (1756) : Tokoh : Francois Quesnay. Inti mazhab :  Berlandaskan hukum alam.     Mazhab sosialisme : Tokoh : St Simon, Fourier, Owen, Blanch, Proudhon, Mark, Engels. Inti mazhab :  Konsep ekonomi yang berkomitmen untuk memperbaiki hidup buruh dan kaum miskin lainnya.   Mazhab historis : Tokoh : Friederich Lich dan Wilhelm Roscher. Inti mazhab :  Beranggapan bahwa mazhab konsep ekonomi sesungguhnya merupakanproduk perkembangan menurut sejarah kedidupan ekonomi yang khusus tumbuh disuatu negara. Hukum ekonomi tidak bersifat mutlak, melainkan relatif berhubungan dengan perkembangan sosial menurut dimensi waktu dan tempat.   Mazhab marjinalis :
Weniger sehen
Zusammenfassung anzeigen Zusammenfassung ausblenden