O GoConqr está de visual novo! Conte para nós o que você achou.

Mapa mental

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

David Christian Inglês 2.622 visualizações

Conteúdo do mapa

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

  1. Pertempuran Surabaya ( 10 November 1945 )

    • Brigadir Jendral A.W.S Mallaby datang ke Surabaya
      • Mencapai Kesepakatan
        • Inggris berjanji bahwa di antara mereka tidak terdapat angkatan perang Belanda.
        • Disetujuinya kerja sama antara kedua belah pihak untuk menjamin keamanan dan ketentraman.
        • Akan segera dibentuk kontak biro sehingga kerja sama dapat terlaksana denan sebaik-baiknya.
        • Inggris hanya akan melucuti senjata Jepang saja.
        • Inggris mengingkari janji
          • Menyerang obyek vital ( 26 Oktober 1945 )
            • Kontak senjata ( 27 - 30 Oktober 1045 )
              • Brigadir Jendral A.W.S Mallaby tewas
                • Inggris mendatangkan bala bantuan dari Divisi V dan mengeluarkan ultimatum
                  • Ultimatum tidak ditaati, sehingga terjadi pertempuran surabaya ( 10 November 1945 )
  2. Pertempuran Ambarawa - Magelang

    • Brigadir Jenderal Bethel dan NICA mendarat di Semarang ( 20 Oktober 1945 )
      • Membebaskan tawanan perang Belanda di Magelang
        • Mulai timbul bentrokan bersenjata
          • Presiden Soekarno dan Brigadir Jenderal Bethel berunding ( 21 November 1945 )
            • Tentara Sekutu meninggalkan Magelang
              • Letkol M. Sarbini mengejar pasukan Sekutu yang mundur ke Ambarawa
                • Perang di Ambarawa
                  • Pasukan Indonesia melakukan serangan serentak ke Ambarawa ( 12 December 1945 )
                    • Pasukan Sekutu dipukul mundur hingga ke Semarang ( 15 December 1045 )
  3. Pertempuran Medan Area

    • Pasukan Belanda dipimpin Westerling mendarat di Sumatera Utara
      • Brigadir Jenderal T.E.D. Kelly dan NICA mendarat di Sumatera Utara ( 9 Oktober 1945 )
        • Insiden pertama ( 13 Oktober 1945 )
          • Tentara Sekutu merampas dan menginjak-injak lencana Merah Putih milik seorang pemuda
            • Pemuda merusak hotel tempat tentara tersebut menginap
              • Insiden berkembang ke seluruh kota Medan
        • Tentara Sekutu melarang rakyat membawa senjata dan menyerahkannya kepada mereka ( 18 Oktober 1945 )
          • Para pemuda Indonesia memberontak
            • Tentara Sekutu tidak merasa aman
              • Tentara Sekutu memasang papan bertuliskan " Fixed Boundaries Medan Area " yang artinya wilayah-wilayah tertentu yang dikuasai Sekutu
  4. Bandung Lautan Api

    • Tentara Sekutu mengeluarkan ulimatum pertama ( 21 November 1945 )
      • Pihak Indonesia harus mengosongkan Bandung bagian utara
      • Para pejuang harus menyerahkan senjata yang dirampas dari tentara Jepang
      • Indonesia tidak menghiraukan peringatan tersebut
        • Terjadi Bentrokan Bersenjata
          • Bandung Utara dikuasai oleh tentara Sekutu
          • Bandung Selatan dikuasai oleh pejuang TKR
          • Tentara Sekutu mengeluarkan ulimatum kedua ( 23 Maret 1946 )
            • Masyarakat dan penjuang TRI harus mengosongkan kota Bandung Selatan
            • Pemerintah Republik Indonesia memerintahkan TRI dan pejuang lainnya mengosongkan Bandung Selatan
              • Masyarakat diungsikan
              • Para pejuang lainnya tidak mau menyerahkan Bandung Selatan begitu saja kepada pihak musuh
                • Para pejuang TRI membumihanguskan Bandung Selatan
  5. Peristiwa Merah Putih di Manado

    • Tentara ANFEI dan NICA mendarat di Manado
      • Mereka mempersenjatai bekas pasukan KNIL Belanda yang dikenal sebagai Tangsi Putih
        • Pasukan NICA bertindak sewenang-wenang, menangkapi tokok Republik Indonesia
          • Mengundang reaksi bekas anggota KNIL dari Indonesia yang dikenal sebagai Tangsi Hitam
          • PPI menyerbu markas NICA di teling dan membebaskan para pejuang tawanan NICA ( 14 Februari 1946 )
            • Merebut bendera Belanda dan menyobek bagian warna biru, sehingga tinggal warna Merah Putih
              • Bendera tersebut dikibarkan di Tangsi Teling
  6. Pertempuran Margarana ( 20 November 1946 )

    • ± 2000 tentara Belanda mendarat di Pulau Bali ( 2 - 3 Maret 1946 )
      • Tentara Belanda menyerang pasukan Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai
        • Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai menyatukan kembali pasukannya ( 18 November 1946 )
          • Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai dan pasukannya menyerang Markas Belanda di kota Tabanan ( 20 November 1946 )
            • Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai mengalami kemenangan
              • Belanda mengerahkan seluruh kekuatannya yang ada di Pulau Bali dan Lombok untuk mengepung Bali
                • Belanda menyerang daerah Margarana secara tiba-tiba
                  • Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai dan seluruh pasukannya gugur
                  • Perang tersebut dikenal sebagai Perang Puputan Margarana
        • Belanda membujuk Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai untuk berkerja sama dengan pihak Belanda
          • Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai menolak ajakkan pihak Belanda

Informações

Descrição
Mapa Mental sobre Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan, criado por David Christian em 25-04-2014.
Criado por
David Christian
Visualizações
2.622
Avaliação

Fale Conosco

Sobre o que é sua mensagem?

O que você acha do novo visual?

Você gostou?