O GoConqr está de visual novo! Conte para nós o que você achou.

Mapa mental

Perencanaan Penugasan Audit Internal

Isumi Karinaningsih Inglês

Conteúdo do mapa

Perencanaan Penugasan Audit Internal

  1. 1. Tujuan Penugasan

    • 1. Melakukan penilaian pendahuluan risiko
    • 2. Mempertimbangkan beberapa probabilitas
    • 3. Memastikan kriteria yang memadai untuk mengevaluasi pengendalian.
    • 4. Memperhatikan proses-proses yang telah disepakati dengan klien
  2. 2. Ruang Lingkup

    • Penjelasannya seharusnya di awal
    • 1. Jasa penilaian
    • 2. Jasa konsultasi
  3. 3. Alokasi Sumber Daya

    • 1. Pertimbangan
      • 1. Jumlah dan tingkat pengalaman staf audit internal
      • 2. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi lain
      • 3. Ketersediaan sumber daya eksternal
      • 4. Kebutuhan pelatihan auditor internal
    • 2. Pedoman
      • Kepala Audit Internal harus:
      • Sumber daya harus:
      • 1. Memastikan kecukupan, mengelola, dan dan mengomunikasikan kebutuhan sumber daya dan pelaporan statusnya kepada manajemen senior dan Dewan
      • 2. Melakukan penilaian dan menginventarisasi keahlian staf audit internal
      • 3. Mempertimbangkan rencana regenerasi, program evaluasi dan pengembangan staf, serta kedisiplinan sumber daya manusia, dan memperhatikan keahlian yang dibutuhkan tersedia dari internal atau perlu jasa eksternal
      • 4. Menyajikan ringkasan status dan kecukupan sumber daya untuk manajemen senior dan Dewan, serta melakukan pengukuran-pengukuran yang tepat untuk memantau kecukupan keseluruhan sumber daya
      • 5. Memadai untuk melaksanakan kegiatan audit dengan keluasan dan kedalaman serta ketepatan waktu.
      • 6. Dikerahkan secara efektif dan tepat dengan menugaskan auditor yang kompeten dan berkualitas untuk tugas tertentu.
  4. 4. Program Audit

    • 1. Pengertian
    • 2. Manfaat Penyusunan
      • 1. Memberikan rencana sistematis untuk setiap tahap pekerjaan audit
      • 2. Menjadi dasar penugasan auditor
      • 3. Menjadi sarana pengawasan dan evaluasi kemajuan pekerjaan audit
      • 4. Menetapkan tanggung jawab untuk setiap prosedur audit
      • 5. Pembagian kerja yang rapi
      • 6. Menghasilkan pelaksanaan pemeriksaan yang tepat dan hemat waktu
      • 7. Menekankan prosedur yang paling penting untuk setiap audit
      • 8. Membandingkan apa yang dikerjakan dengan apa yang direncanakan bagi supervisor audit dan manajer
      • 9. Membantu melatih staf-staf yang belum berpengalaman
      • 10. Memberikan ringkasan catatan pekerjaan yang dilakukan
      • 11. Membantu auditor pada audit selanjutnya
      • 12. Mengurangi waktu supervisi langsung yang dibutuhkan
      • 13. Menjadi titik awal bagi penilai fungsi audit internal
    • 3. Informasi tentang
      • 1. Tujuan audit
      • 2. Daftar pengendalian yang ada atau yang diperlukan
      • 3. Prosedur audit
      • 4. Staf pelaksana
      • 5. Komentar atas hasil pengujian
    • 4. Aktifitas Penyusunan
      • 1. Review atas kebijakan dan prosedur dari fungsi yang diaudit
      • 2. Review atas literatur audit internal yang berkenaan dengan area yang diaudit
      • 3. Review atas standar kinerja
      • 4. Menyusun bagan arus dari aktivitas yang diaudit
      • 5. Melakukan interview dengan auditan
      • 6. Menyusun anggaran yang merinci sumber daya yang diperlukan
      • 7. Melakukan interview dengan pihak-pihak tertentu yang berhubungan dengan fungsi yang diaudit
      • 8. Membuat daftar mengenai risiko yang material yang harus dipertimbangkan
      • 9. Menetapkan pengendalian dan memastikan untuk setiap risiko yang teridentifikasi
      • 10. Menentukan substansi dari masalah untuk mengidentifikasi tingkat kesulitan dalam pelaksanaan audit

Informações

Descrição
Modul-2_Submodul-2
Visualizações
108
Avaliação

Fale Conosco

Sobre o que é sua mensagem?

O que você acha do novo visual?

Você gostou?